Sabtu, 16 Oktober 2010

sedingin tutup saji

sikap dinginku ini 
lebih dingin dari tutup saji yang lupa kau hidangkan dengan lauk
air mataku ini
labih dingin dari kompor yang jarang kau pakai untuk memasak

sering ku pulang dalam keadaan lapar
karena ku tak ingin mencicipi makanan diluar

kenapa ku putuskan menempuh perjalanan jauh dari pada ngekos?
karena ku bosan dengan makanan luar

bahkan saat ini ku hampir lupa rasa masakanmu
sungguh ku KECEWA

Selasa, 12 Oktober 2010

rasa yang dimiliki hati ini hanya dirasakan sebelah
sesungguhnya rasa ini akan sempurna jika dimiliki keduanya
menjadi satu membentuk sebuah hati yang sempurna
namun keadaan tidak berkehendak demikian
rasa ini hanya dimiliki satu hati
sedangkan hati yang lain ternyata telah memiliki pasangan hati yang lain
oh Tuhan! apa ini memang takdir yang kau gariskan
membiarkan rasa yang mengendap selama 2 tahun ini hanya membekas
meninggalkan jejak-jejak keindahan sang arjuna

bantu hati ini mengikhlaskannya
pergi bersama sang putri yang lain
selamat tinggal arjuna hatiku
ku yakin akan menemukan arjuna lainnya yang benar-benar menemani belahan hatiku
sehingga membentuk sebuah hati yang sempurna


(terinspirasi kisah cinat seorang teman)

Kamis, 07 Oktober 2010

pengego besar

apa yang ada dibenakmu tak dapat aku pahami
enggan bersatu saling membantu
andai kau sadari
kau hidup itu atas sebuah kerjasama


jika kau memilih untuk sendiri
matilah kau!
enyah saja dari bumi Tuhan
hidup untuk sendiri
tak memberi manfaat bagi siapa pun
mungkin bumi saja enggan memberimu ruang
marah atas sikap ego besarmu

kuburkan jasadmu sendiri jika mampu
solatkan jasadmu sendiri jika mampu

jangan lupa beri kabar padaku jika kau mampu melakukannya sendiri











Sabtu, 02 Oktober 2010

persetan dengan kau


Mulut busukmu itu selalu berkata bak pengguru handal
Gelar yang akan kau miliki seperti memperkuatnya
Padahal malam kan selalu tampak indah meski tak bertaburan bintang
Dan malam kan selalu elok meski bulan enggan menampakkan dirinya

Jiwamu mati didalam raga yang hidup
Tak terkubur
Membusuk ditemani lalat-lalat yang hinggap
Tak terkubur
Karena tak ada yang mau menguburnya
Dan tak melebur
Jiwamu mati dan membusuk karena sikapmu

Persetan dengan semua ujar katamu
Setiap kata yang kau ucap tidak lebih dari sampah belaka
Sampah yang tidak berguna dan tak mungkin dipungut

Jiwamu kotor
Kata-katamu sampah
Persetan dengan kau
6 Juli 2010

ku akhiri


waktu berkata ini sudah berakhir
tinta takdir pun seolah habis
tidak ada lagi cerita tentang diriku dan dirimu
bukan to be continue tapi ini memang the end

hati ini memang luluh
tapi raga ini tidak runtuh
kau harus tau asa itu sudah terkubur sejak 2 pekan
terkubur bersebelahan dengan asaku yang harus ku paksa mati

sudahlah!
tinggalkan ku seorang
ku memang seorang pengecut yang selalu lari dari masalah beratku

pergilah!
ku tau tanpa ku kau kan terus berjalan lancar kedepan
I just wanna say good bey!

biarkan ini hanya ku dan orang terdekatku yang tau
jangan campuri untuk yang ini

maafkan segala kesalahan yang telah ku torehkan
jika kertas putih itu telah terkotori tinta hitam kesalahanku
coba lihat bagian yang masih putih

biarkan ku menghilang terbang bersama angin
biarkan ku menghilang menguap bersama air

ini diriku
yang tau tentangku hanya aku dan Tuhanku

jangan dekati aku


embun pun tak mampu menyejukkan hati ini
semakin membara tersulut api kemarahan
jangan dekatiku kalau kau tak mau terluka
pergi!
pergi!
jahui diriku
kau tidak mempunyai air untuk meredam semuanya

ini cara ku membuatmu jauh dariku
biar diri ini saja yang akan mengarang dan mengabu
kau tidak perlu tahu musnahnya hati ini

datanglah jika api itu telah padam
jangan datang ketika masih menyala walau setitik
kau tahu?
api itu akan melahap mu

tapi jika kau datang ketika api itu padam maka kau tidak akan terluka
kau hanya akan melihat sisa pembakaran

abu itu telah terbang bersama angin
abu itu telah lenyap bersatu dengan tanah

jangan dekatiku saat ini
biar api ini membara hingga puas

setelah itu kau temukan aku telah berubah!

tak ada yang tahu


apa yang ku mau
hanya Tuhanku dan aku yang tahu

jangan kau cari tahu
apalagi sok tahu

apalagi jika hati ini sedang tergores luka
jangan kau coba tuk mengobatinya
kau bukan ahlinya

yang ada bukan obat luka yang kau teteskan
tapi air jeruklah yang kau teteskan diatas lukaku

bukan meeredakan luka yang ada
tapi menambah perih yang dirasa

ini diriku
yang tahu hanya Tuhanku dan aku