Sabtu, 02 Oktober 2010

persetan dengan kau


Mulut busukmu itu selalu berkata bak pengguru handal
Gelar yang akan kau miliki seperti memperkuatnya
Padahal malam kan selalu tampak indah meski tak bertaburan bintang
Dan malam kan selalu elok meski bulan enggan menampakkan dirinya

Jiwamu mati didalam raga yang hidup
Tak terkubur
Membusuk ditemani lalat-lalat yang hinggap
Tak terkubur
Karena tak ada yang mau menguburnya
Dan tak melebur
Jiwamu mati dan membusuk karena sikapmu

Persetan dengan semua ujar katamu
Setiap kata yang kau ucap tidak lebih dari sampah belaka
Sampah yang tidak berguna dan tak mungkin dipungut

Jiwamu kotor
Kata-katamu sampah
Persetan dengan kau
6 Juli 2010

Tidak ada komentar: