sebelumnya hati ini kosong
tanpa udara sejuk, hampa
tanpa embun, gersang
tanpa cahaya, gelap gempita
lalu kau datang
tanpa pernah ku kira
kau bawakan ku sesercah cahaya dari sinar matamu
mencoba menyinari gelapnya hati
kau basahi lahan gersang dihati ini dengan embun kata-katamu
dan kau berikan kesejukan ini dengan suara sejukmu
ketika hati ini mulai mengerti
rasa takut menghampiri
takutkan dirimu
takutkan kedatanganmu
ku takut ini hanya siluet indah
ku takut ini hanya fatamorgana ditengah gersangnya hati
ku takut ini hanya udara yang akan hilang dalam sekejap
keyakinan terus ku bangun atas namamu
kerapuhan hati ku kuatkan atas namamu
semoga itu akan rampung atas namamu
kuyakinkan itu
jika memang itu dirimu
tanpa udara sejuk, hampa
tanpa embun, gersang
tanpa cahaya, gelap gempita
lalu kau datang
tanpa pernah ku kira
kau bawakan ku sesercah cahaya dari sinar matamu
mencoba menyinari gelapnya hati
kau basahi lahan gersang dihati ini dengan embun kata-katamu
dan kau berikan kesejukan ini dengan suara sejukmu
ketika hati ini mulai mengerti
rasa takut menghampiri
takutkan dirimu
takutkan kedatanganmu
ku takut ini hanya siluet indah
ku takut ini hanya fatamorgana ditengah gersangnya hati
ku takut ini hanya udara yang akan hilang dalam sekejap
keyakinan terus ku bangun atas namamu
kerapuhan hati ku kuatkan atas namamu
semoga itu akan rampung atas namamu
kuyakinkan itu
jika memang itu dirimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar