kala guguran hati berjatuhan
akibat kegersangan hidup
entah kemana guguran itu pergi
selalu ku biarkan angin membawanya
ketempat yang dinginkan angin
hati ini berdiri sendiri
mungkin kini tak sekuat dulu
semakin rapuh
rapuh oleh kesendirian dikeramaian
belum ku temukan sang tani
yang mampu menjadikan ku tumbuh kuat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar