Minggu, 19 Desember 2010

ketika api membara tiba-tiba hujan

suasana Gelora Bung KArno (GBK) tidak seperti biasa
dipenuhi ribuan orang dari berbagai belahan Indonesia
semua datang dengan beribu cerita perjuangan
berjuang berangkat ke Jakarta
dan sebuah perjuangan untuk memberikan suntikan semangat

pemandangan ini memang sedang ramai dibicarakan
semua tahu prestasi TIMNAS sedang mengeliat
bak burung garuda yang telah bangun dari tidur panjangnya

jika menarik sedikit kebelakang
PSSI ditegur karena dianggap tidak mampu menghadirkan penonton
perstasi TIMNAS pun masih terpuruk
masih teringat dibenak saya
jika memasuki babak ke-2 pemain Indonesia sudah terlihat loyo
bahkan ketika Indonesia bermain dikandang sendiri melawan Oman
saking geregetannya seorang penonton nekat memasuki lapangan pertandingan
ia kecewa terhadap PSSi

lain dulu lain sekarang
pasukan Garuda mulai menunjukkan keperkasaannya
terbang secara bertahap untuk memperoleh tempat tertinggi

namun semangat yang bak api membara itu seolah tersirami hujan lokal
ribuan supporter dibiarkan luntang lantung tanpa keterangan
hingga tindakan rusuh pun tak terhindarkan


sesungguhnya siapa yang mengotori dan siapa yang dikotori?
hujan lokal itu tidak lain adalah panitia EO penjualan tiket piala AFF
ratusan supporter pada tanggal 18-12-2010 dibohongi dengan dusta panitia
kupon?

sebenarnya saya sudah menduganya
jika itu hanya akal-akalan panitia untuk meredam kekecewaan panitia
terus berjanji
dan terus berdusta

tapi semoga hujan lokal itu tidak memadamkan api semangat supporter
terus SEMANGAT

Tidak ada komentar: